Jangan gantungkan harapanmu pada orang yg tdk selesai dengan dirinya :) |Hanya pada Allah lah tempat ku berharap | Allahumma Sholli ala sayyidina Muhammad ♡

Senin, 08 Oktober 2012

spesial for you :')


Abadilah Cinta ( ANDREI AKSANA )

Perlukah cinta dipertanyakan
Ketika ia hadir di hadapanmu
Masihkah kau berusaha mengingkari
Tak bisakah hanya diam dan merasakan
Karena bukankah cinta bicara dengan sejuta makna

Meski tanpa kata-kata …
Tanpa perlu kubuktikan pun kau memang berbeda dibandingkan dengan yang lain.
Hanya kau yang mampu mengaduk-aduk perasaanku.
Hanya kau yang kini membuat tidurku tak lagi nyenyak …

Kupinta setangkai bunga pada Tuhan
Ia memberiku serangkai yang menawan
Kupinta satu menit pada Tuhan
Ia memberiku seluruh hari yang indah
Kupinta seorang teman pada Tuhan
Ia memberiku cinta sejati
Kupinta seorang malaikat untuk menjagaku
Ia menghadirkan engkau dalam kehidupanku …

Kutulis namamu di atas pasir
Tetapi gelombang menghapusnya
Lalu kutulis di langit angkasa
Tetapi angin meniupnya pergi
Sehingga kutuliskan di dalam hatiku
Dan disanalah namamu bertakhta selamanya …

Hidup ini tak pernah pasti
Hanya menunggu esok hari
Mungkinkah engkau masih ada
Desahmu masih hangat terasa
Saat kata-kata tak berarti
Saat semua rasa telah mati
Sepi yang temani malam hari
Mencekam hatiku dalam sunyi
Walau telah kutahu pasti


Tak sanggup aku mengingkari lagi

Seutuhnya kumasih cinta
Sanggupkah kulari mengejarnya
Walau penantian tak bertepi
Juga malam hanya titik sepi
Tetap kumenanti dalam sunyi
Berdoa semoga kau kembali

Oh, bila cinta

Bawa aku
Menuju mahligai asmara
Kini kupahami
Mengapa ingin kumemiliki
Cinta …

Oh, bila cinta
Bawa aku
Dalam badai duka yang perih
Kini kusadari
Yang kuingin hanya
Abadilah cinta …

:'(

Aku lupa bukan karena melupakan, tapi karena tidak ada satu pun yang perlu diingat dari dirimu. - Andrei Aksana

For you 13 :3 :')



sudah kualami perih karena kehilangan
sudah kuteguk kecewa karena ditinggalkan
sudah ku didera luka karena di khianati
semuanya belum seberapa
hanya satu derita yang paling menyiksa
jatuh cinta
tapi tak bisa memiliki
-andrei aksana-

Alkaloida

ter style='text-align:center'>GOLONGAN ALKALOID

1.     PENGERTIAN
Alkaloida adalah senyawa yang mempunyai struktur heterosiklik yang mengandung atom N didalam intinya dan bersifat basa, karena itu dapat larut dalam asam-asam serta membentuk garamnya, dan umumnya mempunyai aktifitas fisiologis baik terhadap manusia ataupun hewan.

2.      SIFAT-SIFAT
1. Mengandung atom nitrogen yang umumnya berasal dari asam amino.
2. Umumnya berupa Kristal atau serbuk amorf.
3. Alkaloid yang berbentuk cair yaitu konini, nikotin dan spartein.
4. Dalam tumbuhan berada dalam bentuk bebas, dalam bentuk N-oksida atau dalam bentuk garamnya.
5. Umumnya mempunyai rasa yang pahit.
6. Alkaloid dalam bentuk bebas tidak larut dalam air, tetapi larut dalam kloroform, eter dan pelarut organik lainnya yang bersifat relative non polar.
7. Alkaloid dalam bentuk garamnya mudah larut dalam air
.8. Alkaloid bebas bersifat basa karena adanya pasangan elektron bebas pada atom N-nya.
9. Alkaloid dapat membentuk endapan dengan bentuk iodide dari Hg, Au dan logam berat lainnya (dasar untuk identifikasi alkaloid).




3.      PENGGOLONGAN
Alkaloida tidak mempunyai tatanan sistematik, oleh karena itu, suatu alkaloida dinyatakan dengan nama trivial, misalnya kuinin, morfin dan strikhnin. Hampir semua nama trivial ini berakhiran –in yang mencirikan alkaloida.

4.      KLASIFIKASI ALKALOID
  1. Berdasarkan jenis cincin heterosiklik nitrogen yang merupakan bagian dari struktur molekul.
  2. Berdasarkan jenis tumbuhan darimana alkaloida ditemukan.
  3. Berdasarkan asal-usul biogenetik.
}  Alkaloida alisiklik yang berasal dari asam-asam amino ornitin dan lisin.
}  Alkaloida aromatik jenis fenilalanin yang berasal dari fenilalanin, tirosin dan 3,4-dihidrofenilalanin.
}  Alkaloida aromatik jenis indol yang berasal dari triptofan.
}  pengelompokan alkaloid berdasarkan struktur cincin atau struktur intinya yang khas :
  1. Inti Piridin-Piperidin, misalnya lobelin, nikotin, konini dan trigonelin
  2. Inti Tropan, misalnya hiosiamin, atropine, kokain.
  3. Inti Kuinolin, misalnya kinin, kinidin
  4.  Inti Isokuinolin, misalnya papaverin, narsein
5.   Inti Indol, misalnya ergometrin dan viblastin
6.   Inti Imidazol, misalnya pilokarpin
7.   Inti Steroid, misalnya solanidin dan konesin
8.   Inti Purin, misalnya kofein.9. Amin Alkaloid, misalnya efedrin dan kolsikin

5.     Metode Isolasi Alkaloida
  1. Dengan menarik menggunakan pelarut-pelarut organik berdasarkan azas Keller.
  2. Pemurnian alkaloida dapat dilakukan dengan cara modern yaitu dengan pertukaran ion.
  3. Menyekat melalui kolom kromatografi dengan kromatografi partisi.

6.      PRINSIP
}  alkaloida yang terdapat dalam suatu bakal sebagai bentuk garam, dibebaskan dari ikatan garam tersebut menjadi alkaloida yang bebas. Untuk itu ditambahkan basa lain yang lebih kuat daripada basa alkaloida tadi. Alkaloida yang bebas tadi diekstraksi dengan menggunakan pelarut –pelarut organic misalnya Kloroform.
}  setelai alkaloida diekstraksi dengan kloroform maka harus dimurnikan lagi dengan pereaksitertentu. Diekstraksi lagi dengan kloroform. Diuapkan, lalu didapatkan sisa alkaloid baik dalam bentuk hablur maupun amorf.
}  alkaloida yang telah diekstaksi ditentukan lagi lebih lanjut.
Hal-hal yang harus diperhatikan pada ekstraksi dengan azas Keller, adalah :
}  Basa yang ditambahkan harus lebih kuat daripada alkaloida yang akan dibebaskan dari ikatan garamnya, berdasarkan reaksi pendesakan.
}  Basa yang dipakai tidak boleh terlalu kuat karena alkaloida pada umumnya kurang stabil.
Setelah bebas, alkaloida ditarik dengan pelarut organik tertentu, tergantung kelarutannya dalam pelarut organik tersebut

7.      IDENTIFIKASI
  1. Berdasarkan sifat spesifik
  2. Berdasarkan bentuk basa dan garam-nya / Pengocokan
  3. Reaksi Gugus Fungsionil
  4. Pereaksi untuk analisa lainnya

Ø    Berdasarkan sifat spesifik
Alkaloid dalam larutan HCl dengan pereaksi Mayer dan Bouchardhat membentuk endapan yang larut dalam alkohol berlebih. Protein juga memberikan endapan, tetapi tidak larut dalam dalam alkohol berlebih.

Ø  Berdasarkan bentuk basa dan garam-nya / Pengocokan
Sebaiknya pelarut yang digunakan adalah pelarut organik : eter dan kloroform. Pengocokan dilakukan pada pH : 2, 7, 10 dan 14. Sebelum pengocokan, larutan harus dibasakan dulu, biasanya menggunakan natrium hidroksida, amonia pekat, kadang-kadang digunakan natrium karbonat dan kalsium hidroksida.

Ø  Reaksi Gugus Fungsionil
ü  Gugus Amin Sekunder
ü   Gugus Metoksi
ü  Gugus Alkohol Sekunder
ü  Gugus Formilen
ü  Gugus Benzoil
ü  Reaksi GUERRT
ü  Reduksi Semu
ü  Gugus Kromofor

    Gugus Amin Sekunder
Reaksi SIMON : larutan alkaloida + 1% asetaldehid + larutan na. nitroprussida = biru-ungu.Hasil cepat ditunjukkan oleh Conilin, Pelletierin dan Cystisin.Hasil lambat ditunjukkan oleh Efedrin, Beta eucain, Emetin,Colchisin dan Physostigmin.

Gugus Metoksi
Larutan dalam Asam Sulfat + Kalium Permanganat = terjadi formaldehid, dinyatakan dengan reaksi SCHIFF. Kelebihan Kalium Permanganat dihilangkan dengan Asam Oksalat.Hasil positif untuk Brucin, Narkotin, koden, Chiksin, Kotarnin, Papaverin, Kinidin, Emetin, Tebain, dan lain-lain.

Gugus Alkohol Sekunder
Reaksi SANCHES : Alkaloida + Larutan 0,3% Vanilin dalam HCl pekat, dipanaskan diatas tangas air = merah-ungu.Hasil positif untuk Morfin, Heroin, Veratrin, Kodein, Pronin, Dionin, dan Parakonidin.
Gugus Formilen
}  Reaksi WEBER & TOLLENS
Alkaloida + larutan Floroglusin 1% dalam Asam Sulfat (1:1), panaskan = merah.
}  Reaksi LABAT
Alkaloida + Asam Gallat + asam Sulfat pekat, dipanaskan diatas tangas air = hijau-biru.Hasil positif untuk Berberin, Hidrastin, Kotarnin, Narsein, Hidrastinin, narkotin, dan Piperin.

Gugus Benzoil
}  Reaksi bau : Esterifikasi dengan alcohol + Asam Sulfat pekat = bau ester.Hasil positif untuk Kokain, Tropakain, Alipin, Stivakain, Beta eukain, dan lain-lain.

Reaksi GUERRT
}  Alkaloida didiazotasikan lalu + Beta Naftol = merah-ungu.Hasil positif untuk kokain, Atropin, Alipin, Efedrin, tropakain, Stovakain, Beta eukain, dan lain-lain.

Reduksi Semu
}  Alkaloida klorida + kalomel + sedikit air = hitamTereduksi menjadi logam raksa.Raksa (II) klorida yang terbentuk terikat dengan alkaloid sebagai kompleks.Hasil positif untuk kokain, Tropakain, Pilokarpin, Novokain, Pantokain, alipin, dan lain-lain.



Gugus Kromofor
}  Reaksi KING
Alkaloida + 4 volume Diazo A + 1 volume Diazo B + natrium Hidroksida = merah intensif.Hasil positif untuk Morfin, Kodein, Tebain dan lain-lain.

}  Reaksi SANCHEZ
Alkaloida + p-nitrodiazobenzol (p-nitroanilin + Natrium Nitrit + Natrium Hidrolsida) = ungu kemudian jingga.Hasil positif untuk alkaloida opium kecuali Tebain, Emetin, Kinin, kinidin setelah dimasak dengan Asam Sulfat 75%.

8.     Pereaksi untuk analisa lainnya
}  Iodium-asam hidroklorida
Merupakan pereaksi untuk golongan Xanthin. Digunakan untuk pereaksi penyemprot pada lempeng KLT (Kromatografi Lapis Tipis) dimana akan memberikan hasil dengan noda ungu-biru sampai coklat merah.

}  Iodoplatinat
Pereaksi untuk alkaloid, juga sebagai pereaksi penyemprot pada Lempeng KLT dimana hasilnya alkaloid akan tampak sebagai noda ungu sampai biru-kelabu.

}  Pereaksi Meyer (Larutan kalium Tetraiodomerkurat)
Merupakan pereaksi pengendap untuk alkaloid.





9. GUNA ALKALOID
1. Salah satu pendapat yang dikemukakan pertama kali, sekarang tidak dianut lagi, ialah bahwa alkaloid berfungsi sebagai hasil buangan nitrogen seperti urea dan asam urat hewan.
2. Beberapa alkaloid mungkin bertindak sebagai tendon penyimpanan nitrogen meskipun banyak alkaloid ditimbun dan tidak mengalami metabolisme lebih lanjut meskipun sangat kekurangan nitrogen.
3. Pada beberapa kasus, alkaloid dapat melindungi tumbuhan dari serangan parasit atau pemangsa tumbuhan. Meskipun dalam beberapa peristiwa bukti yang mendukung fungsi ini tidak dikemukakan, ini barangkali merupakan konsep yang direka-reka dan bersifat “manusia sentries”.
4. Alkaloid dapat berlaku sebagai pengatur tumbuh karena segi struktur, beberapa alkaloid menyerupai pengatur tumbuh. Beberapa alkaloid merangsang perkecambahan, yang lainnya menghambat.
5. Semula disarankan oleh Liebig bahwa alkaloid, karena sebagian bersifat basa, dapat mengganti basa mineral dalam mempertahankan kesetimbangan ion dalam tumbuhan. Sejalandengan saran ini, pengamatan menunjukkan bahwa pelolohan nikotina ke dalam biakan akar tembakau meningkatkan ambilan nitrat. Alkaloid dapat pula berfungsi dengan cara pertukaran dengan kation tanah.

Contoh Tanaman Yang Mengandung Alkaloida
}  Biji Pinang(Areca cathecu) jenis alkoloid : Arekolina, kadar: Min 0,4% arekolina 
}  Kulit Kina (Chinchona succirubra) jenis alkoloid :Kuinina , kadar: Min 6,5% kuinina
}  Daun Belladona(Atropa belladonna) jenis alkoloid :Hiosiamin ,kadar: Min.
}  Akar Rauwolfia(Rauwolfia serpentina) jenis alkoloid:Reserpin,kadar: 0,04-0,05%
}  Reserpina Kecubung (Datura stramonium)jenis alkoloid:Hiosiamin,kadar: Min. 0,3% Hiosiamin

Jumat, 05 Oktober 2012

Spesial untuk postingan pertama Materi Farmakologi "Anti Parkinson" . Nice :)


ANTI PARKINSON
Pengertian
Penyakit gemetar (‘palsy’) adalah suatu penyakit neurodegenerative, yang disebabkan terganggunya keseimbangan neurohormon di system ekstrapiramidal otak. ( Obat-obat penting,429)
Mekanisme kerja
Sistem ini mengendalikan dua system berseimbang yang bekerja dengan masing-masing neurohormon Asetilkolin(Ach) dan Dopamin (DA),suatu zat antara pada sintesa noradrenalin (NA).pada penyakit ini terdapat kekurangan Dopamin (dan glutathion=GSH) di ganglia otak terutama disel-sel hitam(substantianigra).
Penyebab
Penyebabnya adalah degenerasi progesif dari sel-sel saraf dopaminenerg diotak,sehingga produksi DA berkurang dan keseimbangan dalam ganglia basal terganggu karna system Ach berkuasa.
Faktor keturunan sediko akan dihinggapinya adalah 3 kali lebih besar bila salah satu orang tua atau saudara menderita penyakit ini
Gejala
1.Kekakuan anggota gerak(rigor,hypertonia)
2.Mobilitas hilang atau berkurang secara abnormal atau(bradikyinesia)
3.Gemetar(tremor)
4.Gangguan keseimbangan tubuh
5.Dipresi yang lazim menyertai penyakit ini,akibat turut lisutnya pula sel-sel serotoninerg diotak yang berkurangnya serotonin
Penggolongan obat
Obat-obat Parkinson  pada garis besarnya dapat dibagi dalam dua golongan, yakni :
a.       Agonis-DA ( dopaminergika ), yang menstimulir pelepasan dopamine
b.      Antikolinergika, yang memblokir tranmisi kolinergik
c.       Penghambat-COMT ( catechol-o-methyltransferase)



Agonis-DA ( dopaminergika )
Antikolinergika
Penghambat-COMT
Nama obat
Levodopa, ropirinol, pramipeksol,bromokriptin,glisurida,pergolida,selegenin dan amantadin
Amin tersier sintesis, triheksifenidil (Artane),biperidin,prosiklidin dan deksetimida (tremblex) dan orfenadrin.
Entakapon
Mekanisme kerja
a.       Meningkatkan sintesa atau kadar DA di setiap SSP ( Levodopa dan Apomorfin )
b.      Stimulasi reseptor DA secara langsung dan selektif ( Ropirinol,pramipeksol dan Alkaloida-ergot semi sintesis,bromokriptin,kabergolin,glisurida,pergolida dan Apomorfin )
c.       Menghentikan penguraian DA oleh enzim mono aminoksidase B (MAO-B) ( Selegenin )
d.      Stimulasi pelepasan DA di ujung saraf dan menghambat penarikan kembalinya ( Reubtake inhibition ) di ujung saraf ( Amantadin )
Obat ini bekerja langsung di SSP. Untuk bentuk penyakit yang lebih serius,perlu di kombinasikan dengan levodopa.
Enzim ini berperan pada perombakan levodopa,maka penghambtannya menghasilkan peningkatan resorbsi dan masa paruhnya. Maka sering ditambahkan dengan kombinasi dopa dengan karbidopa atau benzerazida.
Terapi
1.       Terapi penanganan
Ditujukan untuk memperbaiki atau memelihara keadaan fisik agar pasien dapat berfungsi mandiri.untuk ini perlu dilakukan latihan pysioterapi yang berperan penting dalam mendukung medikasi.

2.       Terapi pengobatan hanya bersifat simpematis,karna sel-sel otak yang sudah rusak tidak bisa diperbaiki lagi dan progres penyakitpun tidak bisa di hentikan.terapi di arahkan pada pemulihan kembali dari keseibangan hormone yang terganggu.hal ini dapat dilakukan dengan cara mengurangi ACh meninggakatkan jumlah Dopamin dengan Dopaminergika.
Efek Samping
1.       Agonis dopamine dapat menimbulkan kesulitan tidur akibat eksitasi,karena naiknya kadar DA di otak. Efek kejiwaan dapat terjadi juga , seperti rasa takut,depresi dan gejala psikosis pada overdose. Obat-obat ini dapat juga bekerja terhadap hipotalamus dan hipofisis,maka menghambat produksi prolaktin.
2.       Anti Kolinergik efek samping nya terutama diakibatkan oleh blockade system kolinerg dan berupa efek perifer umum,seperti mulut kering,retensi urin,tachycardia,mual,muntah dan sembelit. Begitu pula efek sentral seperti kekacauan,agitasi,halusinasi,gangguan daya ingat dan konsentrasi,terlebih-lebih pada manula.

Interaksi
Obat Parkinson dapat melawan atau meniadakan efek antipsikotika dan dapat mencetuskan gejala psikosis pada pasien yang ditangani dengan kedua jenis obat. Dengan demikian,di anjurkan untuk menurunkan dosis obat Parkinson sebaliknya antipsikotika dapat memperburuk gejala Parkinson,sedangkan anti depresiva dapat memperkuat efek kognitif dari antikolinergika.

Kehamilan dan Laktasi
Kebanyakan obat Parkinson belum memiliki cukup data mengenai keamanan nya selama kehamilan dan laktasi. Diketahui efek buruk Amantadin terhadap janin dan masuk nya kedalam ASI. Levodopa juga mencapai ASI,sedangkan bromokriptin,lisorgida dan pergolida menghambat laktasi. Karena penyakit Parkinson kebanyakan dimulai setelah usia 45 tahun,maka masalah ini sebetulnya kurang penting.

Obat-obat Antiparkinson
Obat
Aturan Pemakaian
Keterangan
Levodopa
(dikombinasikan dengan karbidopa)
Merupakan pengobatan utama untuk parkinson. Diberikan bersama karbidopa untuk meningkatkan efektivitasnya & mengurangi efek sampingnya
Mulai dengan dosis rendah, yg selanjutnya ditingkatkan sampai efek terbesar diperoleh
Setelah beberapa tahun digunakan, efektivitasnya bisa berkurang
Bromokriptin atau pergolid
Pada awal pengobatan seringkali ditambahkan pada pemberian levodopa untuk meningkatkan kerja levodopa atau diberikan kemudian ketika efek samping levodopa menimbulkan masalah baru
Jarang diberikan sendiri
Seleglin
Seringkali diberikan sebagai tambahan pada pemakaian levodopa
Bisa meningkatkan aktivitas levodopa di otak
Obat antikolinergik (benztropin & triheksifenidil), obat anti depresi tertentu, antihistamin (difenhidramin)
Pada stadium awal penyakit bisa diberikan tanpa levodopa, pada stadium lanjut diberikan bersamaan dengan levodopa, mulai diberikan dalam dosis rendah
Bisa menimbulkan beberapa efek samping
Amantadin
Digunakan pada stadium awal untuk penyakit yg ringan
Pada stadium lanjut diberikan untuk meningkatkan efek levodopa
Bisa menjadi tidak efektif setelah beberap bulan digunakan sendiri